
AGEN POKER ONLINE - Pertandingan gulat biasanya menampilkan seni bela diri dan aksi teatrikal seru. Biasanya dilakukan oleh pria-pria berotot dengan tampang sangar. Namun di Bolivia, olah raga gulat yang paling menghibur justru yang dilakukan oleh ibu-ibu dalam balutan rok.
Dilansir CNN, kota La Paz memiliki satu atraksi istimewa yang kerap menarik perhatian para turis. Gulat tradisional yang ditampilkan oleh para Cholita di atas ring.
Para cholita adalah bagian dari sub-budaya Bolivia. Berasal dari kata cholo yang identik dengan makna peyoratif, awalnya ini adalah sebutan untuk wanita kelas pekerja Aymara dan Quechua. Ciri khas mereka adalah pakaian tradisional berupa rok rimpel berlapis-lapis, syal aneka warna, dan topi bundar.

Setiap minggu, sejumlah Cholita naik ke atas ring dan bergulat layaknya atlet profesional. Mereka memadukan WWE dan lucha libre, gulat gaya Meksiko menjadi tontonan yang unik bagi para turis. Dengan balutan kostum khas Cholita, para wanita ini saling tendang, membanting, dan melompat dari ring.


Menurut hasil penelusuran fotografer asal Italia, Daniele Tamagni, gulat Cholita dirintis oleh Carmen Rosa. Carmen adalah seorang wanita paruh baya yang sehari-hari berprofesi sebagai pemilik kedai kaki lima. Bersama beberapa rekannya, dia kerap menampilkan pertunjukan gulat di sudut kota. Kadang melawan para pria pegulat lucha libre. Perlahan mereka mulai dikenal sebagai Cholita luchadoras, para petarung Cholita.
Lewat pertunjukan yang lebih kental unsur teatrikalnya ini, para Cholita mendapatkan uang dari penonton. Biasanya uang yang terkumpul digunakan untuk kesejahteraan bersama. Entah itu untuk memperbaiki toilet di gedung sekolah atau kebutuhan lain.
0 comments:
Post a Comment